ASQI NEWS

Header
collapse
Home / About us

About us

COMPANY PROFILE

ASQINEWS.com

MEDIA PERS DIGITAL NASIONAL

“MENGAWAL MUTU PELAYANAN PUBLIK INDONESIA”

Lahir dari semangat Asosiasi Service Quality Indonesia (ASQI)

“Indonesia Lebih Melayani”

---

KATA PENGANTAR

Pelayanan publik hadir dalam hampir setiap fase kehidupan masyarakat. Dari akta kelahiran hingga akta kematian, dari layanan kesehatan, pendidikan, administrasi kependudukan, perizinan, transportasi, hingga berbagai layanan pemerintahan lainnya.

Karena itu, kualitas pelayanan publik bukan semata persoalan administrasi pemerintahan. Ia menyentuh langsung hubungan antara negara, lembaga, dunia usaha, dan masyarakat.

Di tengah perubahan teknologi informasi dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap keterbukaan, kualitas pelayanan juga semakin membutuhkan komunikasi publik yang baik. Apa yang dikerjakan oleh sebuah institusi penting, tetapi bagaimana pekerjaan itu dijelaskan, didokumentasikan, dan dipahami masyarakat juga menjadi bagian dari kualitas tata kelola.

ASQINEWS.com hadir di ruang tersebut.

ASQINEWS dibangun sebagai media pers digital nasional yang memberikan perhatian khusus pada pelayanan publik. Kami tidak menempatkan pelayanan publik sebagai sekadar salah satu rubrik, melainkan sebagai fokus utama yang menjadi identitas dan arah pengembangan media.

Dokumen ini memperkenalkan ASQINEWS, latar belakang kelahirannya, posisi yang ingin dibangun, ruang lingkup pemberitaan, program, prinsip kerja jurnalistik, serta arah pengembangannya.

Kami ingin membangun hubungan yang sehat antara media, pemerintah, lembaga negara, dunia usaha, perguruan tinggi, tenaga profesional, dan masyarakat.

Bukan hubungan antara pemberi informasi dan penerima informasi semata, melainkan hubungan yang dibangun melalui data, keterbukaan, profesionalisme, dan kepentingan publik.

---

1. TENTANG ASQINEWS

ASQINEWS.com adalah media pers digital nasional yang berfokus pada pelayanan publik.

ASQINEWS lahir dari pengalaman dan pemikiran yang berkembang di lingkungan Asosiasi Service Quality Indonesia (ASQI), sebuah asosiasi yang sejak awal berdiri membawa semangat “Indonesia Lebih Melayani.”

Pengalaman ASQI dalam bidang service quality memberikan perspektif bahwa pelayanan tidak berhenti pada standar dan prosedur. Pelayanan juga berkaitan dengan pengalaman masyarakat, kualitas interaksi, kepuasan, pengelolaan pengaduan, inovasi, serta kemampuan organisasi untuk terus melakukan perbaikan.

Perspektif tersebut kemudian dikembangkan ke dalam ruang jurnalistik melalui ASQINEWS.

Dengan demikian, ASQINEWS tidak hadir sebagai media umum yang kebetulan memberitakan pelayanan publik. Pelayanan publik merupakan fokus utama yang menjadi dasar keberadaan ASQINEWS.

Kami ingin menjadikan media sebagai bagian dari ekosistem yang mendorong pelayanan publik lebih terbuka, informatif, terukur, dan dekat dengan masyarakat.

---

2. LATAR BELAKANG

Indonesia memiliki pemerintahan dengan struktur yang sangat luas. Kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, BUMN, BUMD, rumah sakit, perguruan tinggi, sekolah, badan usaha, koperasi, hingga berbagai organisasi pelayanan berhubungan langsung dengan masyarakat.

Setiap hari terjadi jutaan interaksi pelayanan.

Di balik setiap interaksi terdapat pekerjaan aparatur, tenaga kesehatan, guru, petugas pelayanan, pekerja lapangan, pengelola fasilitas publik, pelaku usaha, dan berbagai profesi lainnya.

Sebagian pekerjaan tersebut mendapatkan perhatian publik. Sebagian lainnya hanya diketahui oleh lingkungan internal. Tidak sedikit pula inovasi dan praktik baik yang sebenarnya layak diketahui dan dipelajari oleh daerah atau institusi lain, tetapi tidak terdokumentasikan dengan baik.

Pada saat yang sama, persoalan pelayanan dapat dengan cepat berkembang menjadi keluhan publik melalui media sosial. Ketika informasi yang tersedia tidak lengkap, ruang publik mudah dipenuhi oleh persepsi, potongan informasi, atau pemberitaan yang hanya melihat persoalan dari satu sisi.

Di sinilah media memiliki peran penting.

Media bukan hanya menyampaikan apa yang terjadi. Media juga membantu masyarakat memahami mengapa sesuatu terjadi, siapa yang bertanggung jawab, bagaimana prosesnya, dan apa yang dapat diperbaiki.

ASQINEWS mengambil posisi pada ruang tersebut.

---

3. ASQI — AKAR GAGASAN

Asosiasi Service Quality Indonesia (ASQI) didirikan pada awal tahun 2021 dengan semangat:

“Indonesia Lebih Melayani”

Gagasan tersebut berangkat dari pemahaman bahwa pembangunan tidak hanya membutuhkan aparatur dan organisasi yang bekerja, tetapi juga organisasi yang memiliki budaya melayani.

Dalam konteks pemerintahan, semangat tersebut memiliki hubungan dengan agenda peningkatan kualitas pelayanan publik dan Gerakan Indonesia Melayani.

ASQI mengambil peran melalui pengembangan pengetahuan, standar, pengukuran, pelatihan, serta penguatan budaya pelayanan bagi penyelenggara pemerintahan, perusahaan, organisasi, maupun individu.

Visi ASQI

Menjadi Lembaga Asosiasi Profesi dalam bidang Service Quality yang memberi nilai melalui peningkatan standar dan kualitas serta penciptaan budaya layanan prima bagi penyelenggara pemerintahan, perusahaan, organisasi, maupun individu di Indonesia.

Misi ASQI

ASQI berupaya:

1. Mendukung penyelenggara pemerintahan, perusahaan, organisasi, maupun individu di Indonesia agar memiliki kemampuan dan budaya untuk memberikan pelayanan secara prima;

2. Mengembangkan standar nasional dalam bidang service quality;

3. Mengembangkan konsep dan metode pengukuran kualitas pelayanan pada berbagai sektor;

4. Mendorong terciptanya iklim dan budaya pelayanan yang berkelanjutan;

5. Membangun kemitraan dan pembelajaran dengan berbagai pihak, termasuk jejaring nasional dan internasional.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu fondasi lahirnya ASQINEWS.

---

4. DARI SERVICE QUALITY KE JURNALISTIK PELAYANAN PUBLIK

Pengalaman dalam bidang service quality memperlihatkan satu hal penting:

pelayanan yang baik perlu diketahui masyarakat, dan persoalan pelayanan perlu diketahui agar dapat diperbaiki.

Inovasi pelayanan yang tidak dikomunikasikan sulit menjadi inspirasi bagi daerah lain.

Praktik baik yang tidak terdokumentasikan mudah hilang.

Petugas yang bekerja dengan baik sering kali tidak mendapatkan ruang untuk menceritakan pekerjaannya.

Sebaliknya, keluhan yang tidak mendapatkan penjelasan dapat berkembang menjadi ketidakpercayaan.

Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan membutuhkan komunikasi publik yang sehat.

ASQINEWS hadir untuk membangun jembatan tersebut melalui kerja jurnalistik.

ASQI bergerak pada penguatan kualitas pelayanan.

ASQINEWS bergerak pada informasi, dokumentasi, dan jurnalistik pelayanan publik.

Keduanya memiliki fungsi yang berbeda, tetapi berada dalam semangat yang sama:

Indonesia Lebih Melayani.

---

5. POSISI ASQINEWS

ASQINEWS menempatkan diri sebagai media pers digital yang memberikan perhatian khusus pada pelayanan publik.

Fokus tersebut mencakup pelayanan yang diselenggarakan oleh:

- Pemerintah pusat;

- Pemerintah provinsi;

- Pemerintah kabupaten/kota;

- Kementerian dan lembaga;

- BUMN dan BUMD;

- Rumah sakit dan fasilitas kesehatan;

- Perguruan tinggi dan lembaga pendidikan;

- Koperasi dan dunia usaha;

- Institusi keamanan dan pelayanan masyarakat;

- Organisasi serta lembaga lain yang berhubungan langsung dengan kepentingan publik.

ASQINEWS tidak hanya melihat pelayanan dari sisi institusi.

Kami melihatnya dari tiga sisi:

penyelenggara pelayanan, proses pelayanan, dan pengalaman masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, pemberitaan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan dan seremoni, tetapi mampu menggambarkan proses, capaian, persoalan, inovasi, dan dampaknya bagi masyarakat.

---

6. VISI DAN MISI ASQINEWS

VISI

Menjadi media pers digital nasional yang terpercaya dalam mengawal, mengembangkan, dan memajukan kualitas pelayanan publik di Indonesia.

MISI

1. Menyajikan pemberitaan pelayanan publik yang faktual, objektif, berimbang, dan bertanggung jawab;

2. Membantu masyarakat memahami kebijakan dan layanan publik dengan bahasa yang mudah dipahami;

3. Mengangkat inovasi dan praktik baik pelayanan agar dapat menjadi pembelajaran bagi daerah dan institusi lain;

4. Memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pengalaman, aspirasi, dan persoalan pelayanan;

5. Memberikan perhatian terhadap para pelayan publik yang bekerja langsung di tengah masyarakat;

6. Mengembangkan jurnalistik berbasis data dan peliputan lapangan;

7. Mendorong komunikasi publik yang sehat antara pemerintah, lembaga, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat;

8. Memberikan perhatian lebih besar kepada wilayah 3T, kepulauan, perbatasan, dan daerah yang selama ini belum banyak mendapatkan ruang pemberitaan.

---

7. RUANG LIPUTAN

ASQINEWS mengembangkan ruang liputan yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.

BIDANG LIPUTAN

01. Pemerintahan dan Kebijakan Publik

Kebijakan pemerintah, tata kelola, reformasi birokrasi, dan kinerja pemerintahan.

02. Kesehatan

Rumah sakit, puskesmas, tenaga kesehatan, jaminan kesehatan, dan akses layanan.

03. Pendidikan

Sekolah, perguruan tinggi, tenaga pendidik, inovasi pendidikan, dan akses pendidikan.

04. Kependudukan dan Administrasi Publik

Administrasi kependudukan, identitas, pencatatan sipil, dan layanan administrasi masyarakat.

05. Perizinan dan Investasi

Kemudahan berusaha, perizinan, investasi, serta kualitas layanan kepada dunia usaha.

06. Infrastruktur

Jalan, jembatan, air bersih, transportasi, energi, dan infrastruktur dasar.

07. BUMN dan BUMD

Kinerja pelayanan, inovasi, kontribusi kepada masyarakat, dan tata kelola.

08. Koperasi dan Dunia Usaha

Pelayanan usaha, pemberdayaan ekonomi, inovasi, dan kontribusi sektor swasta.

09. Sinergi Tiga Pilar

Kolaborasi pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan pelayanan dan ketertiban publik.

10. 3T, Kepulauan dan Perbatasan

Kehadiran pelayanan publik di wilayah terpencil, terluar, tertinggal, kepulauan, dan perbatasan.

11. Suara Masyarakat

Pengalaman, aspirasi, kebutuhan, dan persoalan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

---

8. PRINSIP KERJA JURNALISTIK

ASQINEWS menjalankan kegiatan jurnalistik dengan berpegang pada prinsip-prinsip pers yang profesional.

FAKTUAL

Setiap informasi harus memiliki dasar fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

BERIMBANG

Pihak-pihak yang berkaitan dengan suatu persoalan diberikan ruang untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi.

TERVERIFIKASI

Informasi penting tidak semata-mata didasarkan pada satu sumber tanpa upaya verifikasi.

INDEPENDEN

Kepentingan pemberitaan tidak boleh ditentukan oleh kepentingan komersial maupun tekanan dari pihak tertentu.

BERORIENTASI PADA KEPENTINGAN PUBLIK

Pemberitaan diarahkan untuk memberikan informasi yang berguna bagi masyarakat.

SOLUTIF

ASQINEWS tidak menjadikan kritik sebagai tujuan akhir. Persoalan pelayanan perlu diberitakan secara kritis, tetapi juga ditempatkan dalam konteks agar masyarakat memahami persoalan dan kemungkinan perbaikannya.

---

9. PROGRAM UNGGULAN

NEWSROOM PELAYANAN PUBLIK

Program pemberitaan harian yang menjadi kegiatan utama redaksi, mencakup kebijakan, pelayanan, inovasi, persoalan, dan perkembangan pelayanan publik.

SEPEKAN ASQI DI KABUPATEN/KOTA

Program peliputan tematik secara intensif pada satu daerah.

Peliputan dapat mencakup pemerintahan, kesehatan, pendidikan, kependudukan, perizinan, infrastruktur, BUMD, desa, pelayanan masyarakat, hingga praktik baik di lapangan.

Hasil peliputan dapat dikembangkan dalam bentuk berita, foto, video, wawancara, infografik, dan publikasi tematik.

FORUM HUMAS PELAYANAN PUBLIK

Forum yang mempertemukan praktisi komunikasi pemerintah, BUMN, BUMD, rumah sakit, perguruan tinggi, dunia usaha, dan organisasi lainnya untuk membahas komunikasi publik, keterbukaan informasi, komunikasi krisis, dan perkembangan komunikasi digital.

EKSPEDISI JURNALISTIK NUSANTARA

Peliputan langsung ke wilayah 3T, kepulauan, dan perbatasan untuk melihat secara langsung bagaimana pelayanan publik berlangsung di lapangan.

GARIS DEPAN — PAHLAWAN PELAYANAN PUBLIK

Program human interest yang mengangkat orang-orang yang bekerja di garis depan pelayanan: tenaga kesehatan, guru, petugas pemadam kebakaran, petugas sosial, teknisi, petugas lapangan, aparatur desa, dan berbagai profesi lain yang bekerja langsung untuk masyarakat.

---

10. PENGEMBANGAN DATA DAN INFORMASI PELAYANAN PUBLIK

ASQINEWS melihat data sebagai bagian penting dalam membangun pemberitaan yang berkualitas.

Ke depan, ASQINEWS akan mengembangkan:

- Basis data pelayanan publik;

- Laporan tematik daerah;

- Pemetaan isu pelayanan;

- Dokumentasi inovasi pelayanan;

- Profil pelayanan daerah dan institusi;

- Liputan berbasis data;

- Berbagai produk informasi yang membantu masyarakat memahami perkembangan pelayanan publik.

ASQINEWS tidak mengambil alih kewenangan lembaga negara yang memiliki fungsi pengawasan, penilaian, pemeriksaan, atau pemberian opini.

Fungsi ASQINEWS adalah mengolah informasi tersebut ke dalam perspektif jurnalistik agar lebih mudah dipahami masyarakat.

Dengan demikian, data resmi, pengalaman masyarakat, dan peliputan lapangan dapat ditempatkan dalam satu ruang informasi yang lebih utuh.

---

11. EKOSISTEM MULTIMEDIA

Perubahan cara masyarakat mengonsumsi informasi membuat sebuah peristiwa tidak lagi berhenti pada satu bentuk berita.

ASQINEWS mengembangkan ekosistem multimedia melalui:

- Berita digital;

- Wawancara;

- Foto jurnalistik;

- Video;

- Infografik;

- Podcast;

- Dokumenter;

- Majalah digital;

- Berbagai bentuk konten digital lainnya.

Satu isu pelayanan publik dapat dikembangkan menjadi rangkaian informasi yang lebih lengkap, selama tetap berada dalam koridor jurnalistik dan kepentingan publik.

---

12. KEMITRAAN

ASQINEWS membuka ruang kemitraan dengan:

Kementerian dan Lembaga Negara

Pemerintah Provinsi

Pemerintah Kabupaten/Kota

BUMN dan BUMD

Korporasi dan Dunia Usaha

Koperasi

Perguruan Tinggi dan Sekolah

Rumah Sakit dan Institusi Kesehatan

Organisasi Profesi

Lembaga dan Organisasi Masyarakat

Serta berbagai institusi lainnya.

Bentuk kemitraan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing pihak, antara lain:

- Publikasi informasi pelayanan;

- Edukasi masyarakat;

- Liputan inovasi;

- Dokumentasi program;

- Wawancara;

- Forum dan diskusi;

- Kampanye informasi publik;

- Produksi konten multimedia;

- Bentuk kerja sama komunikasi lainnya yang sesuai dengan ketentuan dan prinsip profesional.

Kemitraan tersebut dibangun untuk memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat, bukan untuk menghilangkan independensi jurnalistik.

---

13. INDEPENDENSI REDAKSI

Kepercayaan merupakan modal utama sebuah media.

Karena itu, ASQINEWS menempatkan independensi redaksi sebagai prinsip yang tidak dapat ditukar dengan kepentingan kerja sama.

Kerja sama dengan pemerintah, BUMN, BUMD, korporasi, perguruan tinggi, rumah sakit, maupun pihak lainnya merupakan bagian dari pengembangan ekosistem komunikasi dan informasi.

Namun, keputusan editorial tetap berada dalam koridor profesionalisme pers.

ASQINEWS berkomitmen menjaga:

Akurasi, keberimbangan, verifikasi, hak jawab, etika jurnalistik, dan kepentingan publik.

Bagi kami, kemitraan yang baik bukanlah kemitraan yang membuat media kehilangan sikap kritis.

Kemitraan yang baik adalah kemitraan yang mampu membangun komunikasi yang terbuka, profesional, dan saling menghormati.

---

14. ARAH PENGEMBANGAN

ASQINEWS dikembangkan secara bertahap dengan menempatkan kualitas sebagai fondasi utama.

TAHAP I — PENGUATAN NEWSROOM

Membangun kualitas redaksi, sistem kerja, standar pemberitaan, dan konsistensi produksi.

TAHAP II — PERLUASAN JARINGAN PELIPUTAN

Memperluas jaringan kontributor dan peliputan ke berbagai daerah melalui program tematik.

TAHAP III — PENGEMBANGAN DATA PELAYANAN PUBLIK

Membangun basis data, dokumentasi, dan laporan tematik pelayanan publik.

TAHAP IV — PENGEMBANGAN FORUM DAN KNOWLEDGE PLATFORM

Membangun ruang diskusi, edukasi, dan pertukaran pengetahuan antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, profesional, dan masyarakat.

TAHAP V — JARINGAN INFORMASI PELAYANAN PUBLIK NASIONAL

Membangun jaringan informasi yang mampu menjangkau berbagai provinsi, kabupaten/kota, dan institusi pelayanan di Indonesia.

15. LANDASAN HUKUM DAN REGULASI

Sebagai media pers digital yang berfokus pada informasi, edukasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik, ASQINEWS menempatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan sebagai bagian dari prinsip profesionalitas dan tata kelola kelembagaan. Seluruh kegiatan jurnalistik, publikasi, pengelolaan informasi, edukasi, serta pelatihan pelayanan publik dilaksanakan dengan mengacu pada kerangka hukum dan regulasi yang relevan, antara lain:

A. UNDANG-UNDANG

1. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers

   Sebagai landasan utama penyelenggaraan pers dan kegiatan jurnalistik.

2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik

   Sebagai landasan dalam pengembangan informasi, edukasi, dan pelatihan peningkatan kualitas pelayanan publik.

3. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik

   Sebagai landasan dalam penyampaian dan pengelolaan informasi untuk kepentingan publik.

4. Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia

   Sebagai landasan dalam memahami pengawasan pelayanan publik, pengaduan masyarakat, dan pencegahan maladministrasi.

5. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

   Sebagai landasan dalam memahami penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di daerah.

B. PERATURAN PRESIDEN

6. Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia

   Sebagai rujukan dalam pengelolaan dan pemanfaatan data yang akurat dan terpadu.

7. Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

   Sebagai rujukan dalam perkembangan digitalisasi pemerintahan dan pelayanan publik.

C. PERATURAN MENTERI

8. Peraturan Menteri PANRB Nomor 90 Tahun 2021 tentang Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di Instansi Pemerintah sebagaimana telah diubah dengan PermenPANRB Nomor 5 Tahun 2024

   Sebagai rujukan dalam penguatan integritas, reformasi birokrasi, dan pelayanan publik yang bersih dan melayani.

9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2021 tentang Penerapan Standar Pelayanan Minimal

   Sebagai rujukan dalam penyelenggaraan pelayanan dasar oleh pemerintah daerah.

10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Layanan Informasi Publik di Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa

    Sebagai rujukan dalam pengelolaan dan penyediaan layanan informasi publik di lingkungan pemerintahan.

Keseluruhan landasan tersebut menjadi kerangka normatif bagi ASQINEWS dalam menjaga integritas jurnalistik, akurasi informasi, keterbukaan, serta tanggung jawab dalam menjalankan fungsi edukasi dan penguatan kapasitas pelayanan publik. Dengan berpegang pada prinsip profesionalitas, independensi, dan kepentingan masyarakat, ASQINEWS berkomitmen untuk menghadirkan informasi yang terpercaya sekaligus mendorong tumbuhnya budaya pelayanan publik yang semakin berkualitas, transparan, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

 

PENUTUP

Indonesia terus bergerak.

Kebutuhan masyarakat berubah. Teknologi berubah. Cara masyarakat mendapatkan informasi berubah. Demikian pula tuntutan terhadap pemerintah, lembaga, dunia usaha, dan seluruh penyelenggara pelayanan.

Dalam situasi tersebut, pelayanan publik tidak cukup hanya dikerjakan dengan baik.

Pelayanan yang baik perlu dikomunikasikan dengan baik.

Inovasi perlu didokumentasikan.

Persoalan perlu dibuka dengan bertanggung jawab.

Dan suara masyarakat perlu mendapatkan tempat.

ASQINEWS lahir dari semangat tersebut.

Berangkat dari pengalaman Asosiasi Service Quality Indonesia (ASQI) dengan semangat “Indonesia Lebih Melayani”, ASQINEWS membawa perspektif kualitas pelayanan ke dalam dunia pers dan jurnalistik.

Kami tidak datang untuk menggantikan peran pemerintah, mengambil alih fungsi lembaga pengawas, atau menjadi corong siapa pun. Kami datang untuk mengisi ruang yang selama ini kosong, media independen yang menjadikan pelayanan publik sebagai satu-satunya alasan keberadaannya, ditopang legitimasi kelembagaan yang jarang dimiliki media sejenis.

ASQINEWS hadir sebagai kompas informasi dan pusat rujukan data pelayanan publik, untuk mengawal perubahan, memperkuat transparansi, serta mendorong lahirnya tata kelola pelayanan yang semakin cerdas, adaptif, dan berpusat pada manusia.

Kami percaya, pelayanan publik yang baik bukan hanya tentang seberapa cepat sebuah layanan diberikan, tetapi tentang seberapa jauh masyarakat merasa dilayani, dihargai, didengar, dan mendapatkan solusi.

ASQINEWS — mengawal mutu pelayanan publik di Indonesia.

Kami terbuka untuk mendiskusikan lebih lanjut bentuk kerja sama yang paling relevan bagi provinsi, kabupaten, kota, atau kementerian yang Bapak/Ibu pimpin, pada kesempatan audiensi maupun forum resmi lainnya.

Hormat kami,

Tim ASQINEWS.com

Lahir dari semangat Asosiasi Service Quality Indonesia (ASQI)

“Indonesia Lebih Melayani”

Pengalaman Anda di situs ini akan ditingkatkan dengan mengizinkan cookie.